11 Tahun Bertahan, Chievo Terdegradasi dari Seri A

Chievo Verona (Reuters/Daniele Mascolo)
16 April 2019 00:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, VERONA — Chievo Verona menjadi klub pertama yang terdegradasi ke Seri-B musim ini setelah dikalahkan Napoli dengan skor 1-3 di Marc Antonio Bentegodi, Minggu (14/4/2019) malam WIB. Ini artinya Chievo harus memberi salam perpisahan pada Seri-A, kompetisi kasta tertinggi yang konsisten mereka ikuti sejak musim 2008/2009.

Nasib tim berjuluk The Flying Donkeys (Keledai Terbang) ini memang sudah malang sejak awal kompetisi. Sebelum musim 2018/2019 dimulai, poin mereka harus dikurangi tiga karena problem finansial. Hingga pekan ke-32, Sergio Pelissier dkk. hanya berhasil meraih satu kemenangan yakni atas Frosinone (1-0) pada Desember 2018. Selebihnya Chievo menelan 20 kekalahan yang membuat mereka hanya memetik 11 poin.

Gonta-ganti pelatih dari Lorenzo D'Anna menuju Gian Piero Ventura dan terakhir Domenico Di Carlo musim ini tetap tak mampu mengangkat performa tim. Meski nantinya berhasil menyapu bersih enam laga tersisa dengan kemenangan, poin Chievo tetap tak cukup untuk menggeser Bologna yang berada di peringkat 17 dengan 31 poin.

Pelatih Chievo, Domenico Di Carlo, mengaku kecewa gagal menyelamatkan tim dari jerat degradasi. Namun dia percaya ini bakal menjadi titik baru bagi tim asal Verona itu. “Mulai besok, kami harus bertarung dengan semangat baru,” ujar manajer yang telah menjalani tiga periode melatih bersama Chievo itu, dilansir Football Italia, Senin (15/4/2019).

Di Carlo menilai gol Bostjan Cesar ke gawang Napoli jelang bubaran bisa memantik semangat tim untuk all out di sisa kompetisi. Saat melawan Napoli, Chievo kehilangan tujuh pemain pilarnya sedangkan lawan bermain full team. Di Carlo mengaku sudah mengerahkan kemampuan tim secara maksimal untuk memperpanjang napas di Seri-A.

Namun Napoli juga ngotot menang untuk setidaknya menunda pesta scudetto Juventus. “Gol hiburan Cesar semoga bisa memberi keberanian bagi tim untuk bertarung hingga akhir musim.”