Juventus Vs Ajax: Belajar dari Kesalahan Mantan

Ajax vs Juventus (Reuters/Piroschka van de Wouw)
16 April 2019 14:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, TURIN - Banyak yang masih geleng-geleng kepala saat menengok kembali hasil jeblok juara bertahan Real Madrid di Liga Champions musim ini. Sebagai pemegang juara tiga kali beruntun, Madrid disingkirkan Ajax Amsterdam yang mayoritas diperkuat anak-anak muda dari babak 16 besar Liga Champions dengan agregat telak 3-5.

Padahal, Madrid unggul 2-1 pada leg pertama di kandang Ajax. Namun, secara mengejutkan mereka dibantai habis-habisan 1-4 pada leg kedua di Santiago Bernabeu. Tak sedikit yang menuding Madrid terlalu menyepelekan Ajax sehingga mereka harus angkat koper sejak babak 16 besar. Itu bisa dilihat dari usaha kapten Madrid, Sergio Ramos, yang sengaja ingin mendapat kartu kuning dalam duel leg pertama di markas Ajax.

Nah, Cristiano Ronaldo harus belajar dari kesalahan mantan klubnya tersebut ketika membela Juventus menghadapi Ajax pada leg kedua perempat final di Juventus Stadium, Turin, Rabu (15/4/2019) pukul 02.00 WIB. Pada leg pertama, Juve bermain imbang 1-1 di kandang Ajax. Ronaldo menjadi pencetak gol satu-satunya milik La Vecchia Signora, julukan Juve.

Gol tandang Juve yang dicetak Ronaldo itu membuat pasukan Massimiliano Allegri bisa berada di atas angin pada leg kedua. Sebab, mereka hanya butuh skor imbang 0-0 di Juventus Stadium untuk memastikan lolos ke semifinal. Namun, Juve pantang menyepelekan Ajax, seperti yang pernah dilakukan Madrid pada babak 16 besar lalu.

"Ajax selalu bermain dengan cara yang sama, tidak masalah apakah mereka berada di kandang atau tandang. Artinya, kami harus bermain bagus dan respek besar terhadap mereka. Ini akan jadi laga sulit melawan sebuah tim yang sangat impresif," ujar Allegri, seperti dikutip football-italia.net, Senin (15/4/2019).

Juve melakukan pengorbanan demi mempersiapkan duel kontra Ajax di Allianz Stadium. Allegri menyimpan pemain utama ketika melawan SPAL di Seri-A, akhir pekan lalu, agar mereka fit saat meladeni Ajax. Hasilnya, Juve yang diperkuat sebagian besar pemain lapis kedua keok 1-2 di kandang SPAL dan mereka harus rela menunda pesta mengunci scudetto kali kedelapan secara beruntun, akhir pekan lalu.

Semoga, pengorbanan Juve itu tidak sia-sia. Ronaldo yang ikut diistirahatkan ketika melawan SPAL diharapkan kembali moncer melawan Ajax. Megabintang asal Portugal tersebut berpengalaman merobek gawang Ajax delapan kali hanya dalam enam kali pertemuan.

Sementara Ajax bakal tiba di Juventus Stadium dengan kepercayaan diri tinggi. Pasukan Erik ten Hag baru saja melumat tim papan bawah Excelsior dengan skor 6-2 yang membuat mereka mengudeta PSV Eindhoven dari singgasana klasemen sementara Eredivisie, akhir pekan lalu.

Namun sejarah tidak berpihak kepada De Godenzonen (Anak-Anak Tuhan), julukan Ajax. Tim yang memiliki sejarah besar ini tak pernah menang dalam enam kunjungan mereka ke Turin, dengan perincian tiga kali kalah dan dua kali imbang. "Semoga langkah Ajax belum akan terhenti," jelas gelandang De Godenzonen, Frenkie de Jong, seperti dilansir uefa.com.