Persis Solo Buru Dua Pemain Liga 1

Pemain Persis Solo merayakan gol (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
18 April 2019 08:25 WIB Ivan Andimuhtarom Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO - Persis Solo tengah memburu tanda tangan dua pemain Liga 1 untuk memperkuat Laskar Sambernyawa musim 2019. Sedangkan dua pemain lainnya tinggal menunggu waktu untuk diikat secara resmi.

Dua pemain incaran Pelatih Persis Agus Yuwono (AY) berposisi sebagai stopper dan penyerang. Menurutnya, dua pemain tersebut memang diperlukan untuk memperkuat Persis secara keseluruhan. Walau sudah menyatakan ada pendekatan, AY belum bersedia membeberkan identitas keduanya. Dia menyerahkan persoalan kontrak pemain kepada manajemen.

“Persis masih kekurangan dua pemain yaitu stopper dan satu penyerang. Sudah ada nama yang jadi incaran. Kedua bermain untuk Liga 1 musim lalu,” ujarnya saat dihubungi Solopos.com, Rabu (17/4/2019).

AY menambahkan dirinya sudah merekomendasikan dua pemain lainnya untuk diikat oleh manajemen Persis. Mereka adalah kiper Aji Bayu Putra dan Dwi Cahyon. Aji Bayu Putra sudah menjalani trial berama Persis sejak beberapa waktu lalu. Sementara Dwi Cahyono adalah pemain berposisi sebagai gelandang yang musim lalu berkostim Persiba Balikpapan.

"Mestinya sudah harus selesai [negosiasi]. Tapi mungin manajemen masih sibuk. Mungkin setelah pencoblosan Pemilu bisa ditindaklanjuti," lanjutnya.

Di sisi lain, AY menjelaskan program conditioning bagi para pemain yang telah bergabunng di pemusatan latihan terus berlanjut. Ia memahami, anak-anak asuhnya mengalami kelelahan. Namun, dia tetap mendorong mereka untuk bergerak.

"Tim memang lelah, kami push untuk bergerak. Ini bagian dari mental shocking. Jangan berharap masuk sini malah enak-enak. Mereka harus jadi petarung semua," terangnya.

AY menilai chemistry antarpemain berkembang bagus. Ia selalu mengingatkan agar tim tidak terkotak-kotak sehingga bisa mengalami perpecahan. "Sedari awal kami mengantisipasi hal itu [pengkotak-kotakan pemain], " tutur pelatih asal Malang tersebut.

Selain memperbaiki kondisi tubuh, AY tak lupa memberikan materi taktik kepada Tegar Hening Pangestu dkk. Menurutnya, pemain tak boleh kuat secara fisik tetapi lemah dalam taktik. "Jangan sampai kuat fisik, lupa main bola, lupa taktik," kata dia.