PSG VS AS Monaco: Pantang Terperosok 4 Kali

Paris Saint Germain (Reuters/Gonzalo Fuentes)
21 April 2019 17:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, PARIS — Bagai keledai yang selalu terperosok di lubang yang sama. Ungkapan itu tampaknya menggambarkan performa Paris Saint Germain (PSG) sejak awal April 2019. Bagaimana tidak? Marco Verratti dkk. selalu tersandung di tiga laga terakhir sehingga gagal memastikan gelar Ligue 1 kedelapan mereka sepanjang sejarah.

Setelah diimbangi Strasbourg 2-2 di pekan ke-30, Les Parisiens membuang percuma peluang menyegel trofi saat digebuk Lille dengan skor 1-5 serta kalah 2-3 melawan Nantes dua pekan berikutnya. Ini artinya PSG hanya memetik satu poin dan kebobolan 10 gol dari tiga laga terbaru, perforrma terburuk mereka sejak November 2011.

Pasukan Thomas Tuchel jelas pantang terpeleset untuk kali keempat saat menjamu AS Monaco di Parc des Princes, Senin (22/4/2019) dini hari WIB. Dalam laga pekan ke-32 tersebut, tiga poin bakal memastikan gelar PSG meski Lille juga menang melawan Toulouse pada Minggu (21/4/2019) malam WIB.

Les Parisiens bahkan masih bisa menjadi juara apabila kalah dari Monaco. Itu dengan syarat Lille yang kini tertinggal 17 poin dari PSG gagal menang di kandang Toulouse. Namun PSG tentu ingin merayakan gelar juara dengan penuh gaya lewat kemenangan atas rival klasik mereka, AS Monaco.

Meski gagal menang di tiga laga terakhir, PSG tetap di atas angin saat menjamu Radamel Falcao dkk. Hal ini tak lepas dominasi PSG yang selalu unggul atas Monaco dalam delapan pertemuan terakhir di semua ajang. Empat perjumpaan terakhir PSG bahkan selalu unggul tiga gol atau lebih atas Les Monegasques, julukan Monaco.

Les Parisiens mendapat kabar baik dengan kembalinya Juan Bernat dan Marco Verratti dari suspensi. Angel Di Maria dan Marquinhos juga siap bermain setelah pulih dari cedera. Adapun Neymar juga sudah menunjukkan perkembangan positif untuk penyembuhan cederanya. Namun Tuchel tampaknya enggan mengambil risiko dan memilih memainkan Kylian Mbappe yang diistirahatkan saat melawan Nantes.

Di saat PSG mendapat suntikan tenaga, Monaco justru kelimpungan setelah kehilangan Cesc Fabregas karena cedera paha. Padahal Les Monegasques butuh sosok sang bintang untuk menghindar dari zona degradasi. Saat ini mereka hanya terpaut tujuh poin dari Dijon yang berada di posisi 18 atau zona merah.

Pelatih Monaco, Leonardo Jardim, menilai posisi mereka belum sepenuhnya aman. “Tentu saja masih ada potensi bahaya jika tim di bawah kami terus meraih kemenangan, mereka bisa merangkak naik. Kami harus waspada jika ingin bertahan,” ujar Jardim dilansir ESPN, Jumat (19/4/2019).