Klopp: Jangan Berharap Kepada MU, Liverpool!

Liverpool (Reuters/Carl Recine)
22 April 2019 21:25 WIB Ahmad Baihaqi Dunia Share :

Solopos.com, CARDIFF - Persaingan menuju gelar juara Liga Premier Inggris berlangsung ketat. Liverpool dan Manchester City menjadi dua tim yang berpeluang juara. Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, meminta anak asuhnya untuk fokus ke pertandingannya sendiri dan tak berpikir soal rival.

Liverpool baru saja mengalahkan Cardiff City pada pekan ke-35 Liga Inggris, Minggu (21/4/2019) malam WIB. The Reds menang dengan skor 2-0 berkat gol Gioginio Wijnaldum dan James Milner. Kemenangan itu membuat Liverpool naik ke peringkat pertama klasemen sementara.

Jordan Henderson dkk. kini mengoleksi 88 poin dari 35 laga yang sudah dijalani. Mereka unggul dua poin dari City yang berada di posisi kedua. Namun, City baru bermain 34 kali. Nah, kebetulan City akan menghadapi lawan berat pada pertandingan ke-35 mereka yakni melawan Manchester United.

Kendati demikian, Klopp enggan berharap kepada MU untuk bisa menjegal City. Apalagi, tim berjuluk Setan Merah itu baru saja dilumat Everton, 0-4, pada akhir pekan kemarin. Duel MU vs City sendiri akan dilangsungkan pada tengah pekan in.i.

"Saya kira saya akan menonton kalau tidak ada pekerjaan lain. Semoga saya bisa menghindarinya, kami tidak punya pengaruh," ujar Klopp seperti dikutip dari Liverpool Echo, Senin (22/4/2019).

"Kelihatannya saat ini Man United tidak benar-benar bisa, berapa skor hari ini? 3-0? 4-0? Jadi kita lihat saja nanti, City akan siap dan kita lihat saja apakah United juga akan siap. Itu (MU vs City) adalah pertandingan yang normal, pertandingan yang harus mereka mainkan, kami tandang ke sana dan dapat hasil imbang," lanjutnya.

Selain MU, City masih akan menghadapi Burnley, Leicester City, dan Brighton & Hove Albion. Sementraa Liverpool masih akan meladeni Huddersfield, Newcastle United, dan Wolverhampton Wanderers.

"Kami hanya harus fokus ke urusan kami. Itulah yang sudah berjalan dengan baik sejauh ini dan saya tidak melihat ada alasan mengapa kami harus mengubahnya," tandas pelatih asal Jerman tersebut.