Rombak Skuat, Persiwi Wonogiri Diminta Tak Tinggalkan Potensi Lokal

Persiwi Wonogiri (Istimewa)
24 April 2019 16:25 WIB Chrisna Chaniscara Indonesia Share :

Solopos.com, WONOGIRI — Rencana perombakan skuat besar-besaran di tubuh Persiwi Wonogiri mendapat respons Wonogiri Football Fans (WFF). Kelompok suporter pendukung Persiwi itu meminta manajemen benar-benar selektif dalam memilih penggawa anyar tim untuk bersaing di Liga 3. Di sisi lain, suporter berharap Persiwi tidak mendepak pemain lokal yang potensial dan masih bisa berkembang di skuat.

Persiwi baru saja mencoret semua pemain menyusul kekalahan 1-4 dari Persebi Boyolali dalam uji coba di Stadion Pringgodani, akhir pekan lalu. Sebagai gantinya, manajemen bakal menggelar seleksi ulang untuk menjaring pemain yang lebih berpengalaman. Seleksi bakal digelar 29-30 April dan diperuntukkan bagi pemain kelahiran 1 Januari 1997-Desember 1999 (19-22 tahun).

Anggota WFF, Afrian, menghormati rencana manajemen yang ingin membangun ulang Persiwi dari awal. Menurut Afrian, Persiwi memang butuh pemain dengan kualitas lebih baik jika ingin promosi ke Liga 2. Namun demikian, dia meminta manajemen dan tim pelatih tak abai dengan pemain berkualitas yang sudah ada di tim.

WFF juga mendorong Persiwi tetap berkomitmen mewadahi talenta asli Wonogiri yang masih bisa berkembang. “Saya pikir tim pelatih sudah punya daftar pemain yang layak dipertahankan, mana yang tidak. Jadi jangan langsung dicoret semua,” ujar Afrian saat dihubungi Solopos.com, Selasa (23/4/2019).

Afrian menilai tim pelatih pasti butuh waktu untuk membangun tim dari nol. Apalagi kerangka tim sejatinya telah terbentuk lantaran Laskar Gajah Mungkur sudah intens latihan sejak Februari. Dengan waktu persiapan yang semakin mepet, Afrian berharap para pemain baru nantinya bisa segera nyetel dengan ramuan tim pelatih.

“Sebentar lagi kan Bulan Puasa, tentu waktu latihan lebih terbatas. Proses adaptasi harus menjadi perhatian serius.”

Anggota WFF yang lain, Yanto, berharap segera ada pertemuan antara manajemen dan Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, untuk memperjelas arah tim ke depan. “Perlu komitmen semua pihak untuk kemajuan Persiwi.”

Sementara itu, Pelatih Persiwi, Lilik Agung, enggan berkomentar soal rencana seleksi ulang pemain. Informasi yang dihimpun Solopos.com Persiwi mulai mendekati 15 pemain yang dianggap layak membela Laskar Gajah Mungkur. Pemain tersebut di antaranya eks kiper Persik Kediri dan Persiharjo Sukoharjo, M. Ridho Alwafaa, serta jebolan PSBK Blitar, Diego Damara Putra.