MU Ulangi Rekor Buruk 40 Tahun Silam, De Gea Disorot!

David De Gea (Reuters/Carl Recine)
26 April 2019 18:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, MANCHESTER — Tahukah Anda kali terakhir Manchester United (MU) kebobolan 50 gol atau lebih dalam semusim di Liga Inggris? Percaya atau tidak, catatan buruk itu sudah cukup lama yakni musim 1978/1979. Saat itu tim asuhan Dave Sexton kebobolan 63 gol dari 42 laga di akhir kompetisi.

Namun kekalahan 0-2 MU atas Manchester City, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB, membuat memori pahit 40 tahun silam itu terulang kembali di Old Trafford. Gol yang dicetak Bernardo Silva dan Leroy Sane di babak kedua membuat United kini telah kebobolan 50 gol dari 35 laga di kompetisi domestik atau 1,4 gol per pertandingan.

Statistik ini bahkan lebih buruk dari tim peringkat ke-13, Newcastle United yang hanya kebobolan 44 gol (1,2 gol per laga). Kiper David De Gea menjadi pemain yang paling disorot menyusul kemunduran performa MU tersebut.

Bagaimana tidak? Kiper Timnas Spanyol ini membuat United gagal mencatatkan clean sheet dalam 12 laga beruntun di semua kompetisi untuk kali pertama sejak 1971. Tiga laga terakhir De Gea bahkan kebobolan sembilan gol. Gol-gol City di Derby Manchester juga tak lepas dari kesalahan De Gea. Dia gagal mengamankan tembakan Silva dan Sane yang mengarah ke tiang dekat.

Dilansir Whoscored, De Gea musim ini sudah membuat tiga kesalahan sehingga lawan bisa mencetak gol. Ini jumlah terbanyak sejak dia bergabung dengan MU musim 2011/2012. Kini penjaga gawang 28 tahun itu juga cuma berjarak tiga gol dari musim terburuknya ketika kemasukan 53 gol saat masih berseragam Atletico Madrid.

Pelatih MU, Ole Gunnar Solksjaer, mengklaim anak asuhnya itu berpenampilan bagus meski baru mencatatkan tujuh clean sheet dalam 35 penampilan. “Dia memiliki standar yang tinggi. David juga membuat penyelamatan-penyelamatan penting hari ini,” ujarnya seperti dilansir BBC, Kamis.

Kekalahan atas City praktis membuat asa United merebut tiket Liga Champions kian terjal. MU belum beranjak dari posisi enam dengan 64 poin dari 35 laga, tertinggal empat poin dari Chelsea di posisi empat atau posisi terakhir peraih tiket Liga Champions. Duel melawan Chelsea akhir pekan ini bakal menjadi penentu siapa yang lebih berhak mengklaim jatah Liga Champions.

“Tentu saja kami ingin finis empat besar. Saya belum merencanakan bermain di Kamis malam [Liga Europa]. Kami hanya harus memperbesar peluang itu pada Minggu [28/4/2019],” tutur Solskjaer yang baru saja menelan kekalahan ketujuh dari sembilan laga terbaru.