Mau Hengkang atau Bertahan di Chelsea, Hazard?

Eden Hazard (Reuters/Eddie Keogh)
13 Mei 2019 19:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, LONDON — Teka-teki masa depan Eden Hazard di Chelsea tampaknya bakal segera terjawab. Sang pemain mengaku sudah memutuskan apakah akan bertahan atau pergi dari Stamford Bridge.

Melihat Hazard yang tak kunjung meneken perpanjangan kontrak barunya yang akan habis 2020, besar kemungkinan ini adalah musim terakhirnya bersama The Blues. Kondisi tersebut membuat Chelsea dapat kehilangan Hazard secara cuma-cuma dan lebih baik menjualnya musim panas nanti.

Apalagi mereka sudah mendapatkan winger Borussia Dortmund,Christian Pulisic, yang transfernya telah dikunci Januari 2019 lalu. Namun dengan hukuman transfer yang membelenggu tim, Chelsea bisa saja menolak melepas Hazard dengan risiko sang pemain tak lagi 100% saat membela klub. Hazard sendiri dikabarkan menjadi buruan utama Real Madrid musim depan.

Terkait hal tersebut, Hazard mengaku sudah memberitahukan keputusan akhirnya pada klub sembari menunggu perkembangan terbaru ke depan. Pemain Timnas Belgia itu tak ingin persoalan masa depannya mengganggu fokus tim untuk final Liga Europa melawan Arsenal.

“Saya sudah membuat keputusan, tapi ini bukan hanya soal saya. Kami masih punya final Liga Europa dan kita lihat saja nanti,” ujar Hazard dilansir Sportskeeda, Senin (13/5/2019).

Hazard mengindikasikan keputusannya tak bakal berubah meski tim menjuarai Liga Europa. “Tidak juga, saya pikir tidak begitu [trofi membuatnya bertahan]. Saya sudah memutuskan, itu saja.”

Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri, mengaku legawa dengan segala keputusan Hazard. Dia meminta fans juga menghomati pemain yang sudah membela Chelsea sejak 2012 itu. Musim ini penampilan Hazard juga cemerlang dengan menjadi pencetak assist terbanyak di Liga Premier (15 assist). Dia juga menyumbangkan 16 gol dan menjadi top scorer Chelsea di kompetisi domestik.

“Rasanya Eden sudah bermain di sini selama tujuh musim, mencoba memberikan yang terbaik di setiap pertandingan. Sekarang waktunya untuk menghormati keputusannya,” kata Sarri dilansir BBC.