Gagal ke Liga Champions, Gaji Pemain MU Terancam Disunat

Manchester United (Reuters/Rebecca Naden)
14 Mei 2019 19:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, MANCHESTER - Manchester United (MU) dipastikan gagal bermain di Liga Champions musim depan. Mereka tidak mampu menembus empat besar klasemen akhir Liga Premier Inggris dan harus puas dengan Liga Europa. Bagi klub sebesar United, kegagalan itu berdampak cukup fatal.

Dilansir Metro, Jumat (10/5/2019), MU akan kesulitan mendatangkan pemain-pemain top karena tidak punya penawaran yang lebih baik. Pendapatan klub juga bakal menurun drastis. Tidak hanya itu, MU terancam ditinggal pemain-pemain bintangnya yang tidak puas dengan Liga Europa.

Kabarnya, Paul Pogba ngotot hengkang ke Real Madrid karena tidak bisa bermain di Liga Champions. Pemain-pemain yang lain mungkin saja menyusul. Selain gengsi, gagal bermain di Liga Champions memang membuat para pemain merugi dari segi finansial.

Sesuai klausul kontrak, gaji setiap pemain bakal dipotong 25% jika MU tidak bermain di Liga Champions. Kebijakan ini diambil lantaran United diperkirakan merugi sampai 40 juta poundsterling jika gagal ke kompetisi “Si Kuping Lebar” musim depan. Kerugian itu belum termasuk potensi hilangnya sejumlah kontrak sponsor.

Metro melaporkan kebijakan tersebut membuat banyak pemain tidak senang. Mereka bertengkar satu sama lain dan menuding pemain-pemain tertentu yang tidak bisa memikul tanggung jawab untuk membantu tim finis di empat. Kondisi ini jelas menjadi masalah besar bagi Ole Gunnar Solskjaer. Skuat MU tidak cukup bagus, dan konflik internal bakal merusak mereka lebih parah lagi.

Bek sayap MU, Luke Shaw, pun tampak kurang bersemangat meski baru saja meraih penghargaan Pemain Terbaik MU musim ini dan Sir Matt Busby Player of The Year yang merupakan penghargaan berdasarkan pilihan fans. Pemain 23 tahun itu menyisihkan kandidat lain seperti Paul Pogba dan Marcus Rashford. Shaw tampak tak bisa menutupi rasa kecewanya atas musim buruk yang dialami Setan Merah.

“Tentu saja ini [penghargaan] sesuatu yang bagus buat saya. Namun saya lebih memilih tidak memenangi penghargaan individual apapun asal melewati musim yang baik sebagai sebuah tim. Sekarang kami harus move on dan fokus untuk musim depan,” ujar Shaw dilansir Sportskeeda.