Akhir Pengabdian De Rossi untuk Roma

Daniele De Rossi (Twitter/OfficialASRoma)
14 Mei 2019 21:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, ROMA - Fans AS Roma bak disambar petir di siang bolong ketika klub kesayangan mereka mengumumkan pertandingan melawan Parma pada giornata penutup musim Seri-A 2018/2019 bakal menjadi laga terakhir Daniele De Rossi bersama I Giallorossi.

De Rossi memang sudah mendekati usia senjanya sebagai pesepak bola. Namun, tidak banyak yang mengira gelandang berusia 35 tahun itu bakal menuntaskan kariernya dengan Roma sebelum pensiun. Maklum, De Rossi menjadi simbol loyalitas bagi Roma besama pemain legendaris, Francesco Totti.

De Rossi membela Roma sejak berusia sekitar 17 tahun. Sejak itu, dia tak pernah tergoda untuk membela klub lain. Jadi tidak salah apabila De Rossi digadang-gadang bakal menutup kariernya bersama Il Giallorossi dengan sebutan one-club man, sebutan untuk pemain yang hanya membela satu klub sepanjang hayatnya.

Bukti loyalitas De Rossi dengan Roma pun sudah tak diragukan lagi. Meski hampir sepanjang kariernya di Roma hanya menjadi bayang-bayang Totti, De Rossi tetap setia membela tim Ibu Kota Italia ini. Sampai julukan "Kapten Masa Depan" melekat pada diri De Rossi sebelum Totti pensium pada 2017 lalu. Namun, baru sekitar dua musim akhirnya menjadi "Kapten Sesungguhnya" untuk Roma, De Rossi memutuskan untuk angkat kaki dari klub yang sudah dibelanya selama 18 tahun.

"Hampir 18 tahun setelah wajah segar dari remaja lokal bernama Daniele De Rossi mengukir debut dengan AS Roma melawan Anderlecht, kapten klub berusia 35 tahun ini akan melepas jersey Giallorossi untuk kali terakhir melawan Parma," cuit Roma dalam akun Twitter mereka.

De Rossi telah mengoleksi lebih dari 600 laga di semua kompetisi dengan I Giallorossi. Dia ikut menjadi bagian skuat Roma ketika menggaet Scudetto pada 2000/2011. Dia juga mempersembahkan dua trofi Coppa Italia untuk klub yang berkandang di Olimpico ini.

"Setelah 18 tahun, Daniele telah menaklukkan hati tim AS Roma. Sejak debutnya pada 2001 dia memikul tanggung jawab dengan ban kapten, dia selalu menyuarakan fans Roma di lapangan dengan kebanggaan sebagai salah satu gelandang terbaik di Eropa," ujar Presiden Roma, Jim Pallotta, seperti dikutip sports.yahoo.com, Selasa (14/5/2019).

"Kami semua akan menangis ketika dia melepas jersey Giallorossi untuk kali terakhir melawan Parma namun kami respek dengan ambisinya untuk mendapat tantangan baru dalam karier, meski usianya hampir 36 tahun," imbuhnya.

De Rossi segeran mengumumkan kemana dirinya bakal berlabuh. Dia akan berstatus bebas transfer sebab kontraknya bakal habis 30 Juni mendatang. Tak dipertahankannya De Rossi bisa jadi justru merugikan Roma. Sebab, dia menjadi satu-satunya leader yang belum bisa digantikan oleh siapa pun di skuat I Giallorossi.