Persiapan Final Liga Champions: Tottenham Dibantu Pemain Akademi, Liverpool Bagi Skuat Jadi 4

Pemain Tottenham Hotspurs, Lucas Moura (kedua dari kiri) dan Dele Alli, berselebrasi setelah mengalahkan Ajax Amsterdam di Amsterdam Arena, Kamis (9/5 - 2019) pagi WIB dan memastikan diri lolos ke final Liga Champions. (Reuters/Matthew Childs)
23 Mei 2019 16:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, LONDON - Tottenham Hotspur dan Liverpool menerapkan berbagai cara dalam latihan menjelang final Liga Champions di Wanda Metropolitano, Madrid, 1 Juni 2019 mendatang.

Spurs meminta bantuan para pemain dari akademi mereka dalam persiapan ke laga puncak turnamen paling prestisius di Benua Biru. Sampai-sampai, pemain akademi Spurs harus menunda liburan musim panas demi membantu Harry Kane dkk. dalam latihan sebelum melancong ke Madrid.

Seperti dilansir dailymail.co.uk, Rabu (22/5/2019), Pelatih Spurs, Mauricio Pochettino, menyusuhan program latihan selama beberapa hari ini, termasuk di ruang kebugaran. Spurs memilih tetap bertahan di markas latihan mereka di Enfield, London, sebelum terbang ke Madrid. The Lilywhites, julukan Spurs, berencana berangkat ke Madrid sekitar empat hari sebelum Hari H.

Sementara Liverpool sejak, Senin (20/5/2019), telah melakoni training camp (pemusatan latihan) di Marbella, Malaga, Spanyol. Dalam latihan, Rabu, Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, membagi skuatnya menjadi empat tim. Di mana masing-masing tim terdiri enam orang.

Dua pemain kunci, Roberto Firmino dan Mohamed Salah, beberapa kali digilir untuk empat tim itu. Terkadang mereka dipisahkan, beberapa kali dijadikan satu tim. Tim yang diperkuat kapten Jordan Henderson akhirnya memenangi kompetisi mini tersebut.

Tim Henderson diperkuat bersama Dejan Lovren, Divock Origi, Trent Alexander-Arnold, Simon Mignolet, dan Xherdan Shaqiri. Mereka kemudian mengunggah kemenangan tim ini di media sosial.

Liverpool sepertinya enggan masuk ke lubang yang sama ketika kembali menginjakkan kaki di final Liga Champions. Mereka mengaku telah belajar dari kegagalan ketika dibungkam Real Madrid pada final Liga Champions musim lalu.

"Kami tidak beruntung gagal memenanginya, meski Real Madrid sangat bagus. Kami merasa sangat, sangat positif, dan bagi kami ini akan jadi hal yang sangat-sangat besar untuk dimenangi. Antusias dan kami ingin juara, semua orang juga paham itu. Kami tidak berada di sini dua kali untuk kalah, kami akan berangkat ke sana untuk berusaha menang," ujar winger Liverpool, Sadio Mane, yang memborong 22 gol di Liga Premier musim ini, seperti dilansir liverpoolecho.co.uk.