Liga 3: Persebi Boyolali Siap Masuk Grup Manapun

Persebi Boyolali (Istimewa)
25 Mei 2019 00:25 WIB Ivan Andimuhtarom Indonesia Share :

Solopos.com, BOYOLALI - Klub-klub Liga 3 Indonesia Zona Jawa Tengah akan mengikuti manager meeting pada 22 Juni 2019 mendatang. Materi agenda tersebut antara lain pembagian grup dari 20 tim yang dipastikan ambil bagian dalam kompetisi sepak bola kasta ketiga di Indonesia tersebut.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Jumat (24/5/2019), tim-tim yang ada rencananya akan dibagi dalam empat grup. Mereka kemudian akan bertanding dengan format home-away atau kandang-tandang selama musim kompetisi bergulir.

Sejumlah 20 klub yang akan berkompetisi adalah Persebi Boyolali, PSIP Pemalang, PSISra Sragen, Persiku Kudus, PPSM Sakti Magelang, Persak Kebumen, Persegal Kota Tegal, Persekap Kabupaten Pekalongan, Persekat Kabupaten Tegal, Persipa Pati, Persikaba Blora, Persab Brebes, PSD Demak, Berlian Rajawali USM Semarang, Persibangga Purbalingga, Persibas Banyumas, Persikama Kabupaten Magelang, Persitema Temanggung, Persipur Purwodadi, dan Persip Pekalongan.

Di Soloraya, hanya ada dua tim yang ambil bagian yaitu Persebi Boyolali dan PSISra Sragen. Pada musim 2018, Persebi masuk grup B bersama PSIP Pemalang, PSD Demak, dan BJL 2000 Semarang. Kala itu, Persebi hanya berada di peringkat tiga klasemen sehingga tak lolos ke delapan besar. Sementara PSISra absen pada musim 2018. Mereka kali terakhir ikut di Liga 3 musim 2017 dan mencapai babak semifinal zona Jateng.

Manajer Persebi, Kukuh Hadiatmo, mengaku sudah mengetahui agenda manager meeting yang diselenggarakan oleh Asprov PSSI Jateng dan operator liga. Ia menyatakan tak ada masalah bergabung di grup manapun. “Tapi kalau bisa dengan tim yang dekat-dekat saja. Biar enak di perjalanan dan tidak boros anggaran,” ujarnya saat dihubungi Solopos.com, Jumat (24/5/2019) siang.

Pihaknya telah mempersiapkan fasilitas transportasi untuk memperlancar laga tandang. Menurutnya, Persebi telah mendapatkan unit kendaraan yang juga dimanfaatkan sejak tahun lalu. “Persiapannya sama dengan tahun sebelumnya. Kami sudah ada kendaraan yang musim lalu kami pakai,” terang lelaki yang akrab disapa Tatang itu.