Mourinho Balik Lagi ke Chelsea?

Jose Mourinho (Reuters/Andrew Boyers)
12 Juni 2019 13:45 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, LONDON - Spekulasi mengenai pelatih Chelsea terus menggelinding bak bola salju. Setelah Maruizio Sarri dilaporkan semakin dekat bergabung dengan Juventus, sederet nama terus dikaitkan untuk menukangi tim asal London Barat tersebut musim depan.

Yang mengejutkan, sosok Jose Mourinho muncul ke permukaan. Seperti diketahui, pelatih yang pernah menjuluki dirinya The Special One tersebut pernah dua kali membesut The Blues, julukan Chelsea. Masing-masing pada 2004-2007 dan 2013-2015.

Dalam laporan The Sun, Mourinho serius mempertimbangkan diri untuk menukangi The Blues kali ketiga dalam kariernya. Mou, sapaannya, menganggur sejak dipecat dari kursi pelatih Manchester United, Desember 2018. Dia berharap bisa mendapat pekerjaan baru pada Juni 2019 ini.

Selama dua kali periode menukangi Chelsea, Mou memang terbilang sukses. Pelatih asal Portugal itu total mempersembahkan menyokong sejumlah gelar bergengsi untuk klub yang dikuasai konglomerat asal Rusia, Roman Abramovich, ini. Di antaranya tiga titel Liga Premier, tiga gelar Piala Liga, dan sebuah trofi Piala FA.

Namun, fans Chelsea bisa jadi masih trauma dengan kesan buruk yang ditinggalkan Mou sebelum meninggalkan Stamford Bridge dua kali pada 2007 dan 2015. Mou membuat ruang ganti Chelsea tidak kondusif ketika sederet hasil buruk diperoleh The Blues.

Wajar apabila pendukung Chelsea masih memfavoritkan mantan anak buah Mourinho di Chelsea, Frank Lampard. Seperti dilansir dailymail.co.uk, Selasa (11/6/2019), bursa Oddschecker menempatkan Lampard sebagai pelatih favorit untuk Chelsea musim depan. Legenda The Blues itu melakoni debut manajerial bersama Derby County pada 2018/2019.

Lampard bukan satu-satunya kandidat favorit pengganti Sarri. Mantan pelatih Juve, Massimiliano Allegri; nakhoda Ajax, Erik ten Hag; hingga juru taktik Wolverhampton Wanderers, Nuno Espirito, juga masuk bursa pelatih The Blues.

Namun, tak sedikit yang menganggap terlalu dini dan berisiko memulangkan Lampard ke Stamford Bridge musim depan. Sebab, dia baru setahun menjalani karier manajerial.