Preview Ekuador Vs Jepang: Sulit Ukir Sejarah

Timnas Jepang (Reuters/Diego Vara)
23 Juni 2019 22:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, BELO HORIZONTE - Penampilan Jepang sebagai tamu undangan di Copa America 2019 memang membetot perhatian, terutama setelah menahan imbang tim favorit Uruguay 2-2 pada laga kedua Grup C beberapa waktu lalu.

Meski begitu, Jepang tidak akan dengan mudah jika ingin mencetak sejarah untuk lolos dari fase grup pada turnamen tertua di dunia ini. Kali terakhir tim undangan bisa lolos dari fase grup pada Copa America sudah terjadi cukup lama. Meksiko menjadi tim tamu terbaru di Copa America yang mampu lolos ke fase knock-out, yakni pada 2007 lalu.

Nah untuk mengikuti jejak Meksiko, Jepang harus menang besar melawan Ekuador pada laga penutup Grup C di Stadion Mineirao, Belo Horinzonte, Selasa (21/6/2019) pukul 06.00 WIB. Meski sangat kecil, peluang Jepang menjadi tim Asia pertama yang lolos dari fase grup Copa America belum tertutup rapat.

Pasukan berjuluk Samurai Biru ini bisa mencari celah lolos ke perempat final sebagai dua dari tiga peringkat terbaik dari semua grup. Ekuador bukan satu-satunya pesaing Jepang memperebutkan dua tiket peringkat ketiga terbaik agar lolos ke perempatfinal. Takefusa Kubo dkk. juga bersaing dengan Peru dari Grup A dan peringkat ketiga di Grup B yang kemungkinan ditempati Argentina, Qatar, atau Paraguay.

Jepang baru mengumpulkan sebiji poin, sementara Ekuador belum pecah telur. Adapun Peru finis di peringkat ketiga Grup A dengan 4 poin. Sedangkan Paraguay mendulang 2 poin, Qatar dengan 1 poin, dan Argentina mengumpulkan 1 poin dalam satu laga tersisa masing-masing pada Grup B. Jika poin yang dikumpulkan tim peringkat ketiga dari tiga grup sama, maka yang menentukan selanjutnya adalah selisih gol.

Samurai Biru dalam spirit yang tinggi setelah menahan imbang Uruguay 2-2. Shinji Okazaki dkk. memaksa tim pemegang rekor juara 15 kali Copa America tersebut menyamakan kedudukan setelah tertinggal dua kali dengan permainan cepatnya.

"Poin ini [1 poin dari laga imbang melawan Uruguay] membantu kami mengembangkan dan mendongkrak kepercayaan diri kami," ujar Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, seperti dilansir the-afc.com, Minggu (23/6/2019).

Ekuador sendiri enggan pulang dengan menanggung malu. Enner Valencia dkk. bertekad pecah telur di Brasil. Syaratnya, Ekuador harus memperbaiki lini pertahanan mereka yang amburadul. Dalam dua laga di Copa America ini, gawang tim besutan Hernan Gomez ini kebobolan enam gol, dengan perincian empat gol dari Uruguay dan dua gol dari Chile.