Lampard Minim Pengalaman, Fans Chelsea Tak Masalah

Frank Lampard (Reuters/Tony O'Brien)
04 Juli 2019 23:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, LONDON - Chelsea resmi menunjuk Frank Lampard sebagai pelatih kepala. Lampard merupakan eks gelandang Chelsea yang musim lalu membesut Derby County.

Chelsea memang membutuhkan pelatih baru setelah mereka berpisah dengan Maurizio Sarri. Pelatih asal Italia itu hengkang ke Juventus pada musim panas ini. Sarri cuma semusim membesut The Blues dan mempersembahkan gelar Liga Europa.

Rumor kedatangan Lampard ke Stamford Bridge sendiri telah mencuat sejak beberapa waktu lalu. Fans Chelsea pun terus mendesak owner The Blues, Roman Abramovich, untuk memulangkan pemain legendaris mereka ke Stamford Bridge. 

Namun, tampaknya perjalan Lampard ke kursi pelatih The Blues tidak langsung mulus. Bahkan, Lampard sempat kembali memimpin latihan Derby County dalam dua hari pertama dalam pramusim, sebelum benar-benar memastikan akan kembali ke Chelsea.

Setelah beberapa hari menanti, fans Chelsea merasa terbang ke bulan. The Blues memastikan Lampard sebagai suksesor Sarri yang tak populer di mana suporter tim London Barat ini. Chelsea dilaporkan harus menebus kompensasi senilai 4 juta poundsterling (Rp71,1 miliar) untuk menggaetnya dari Derby County.

Lampard kemungkinan akan membawa serta Jody Morris yang juga pernah bermain dan masuk jajaran pelatih Chelsea, plus Chris Jones yang juga mantan pelatih The Blues. Morris dan Jones diharapkan bisa memberi masukan Lampard yang baru semusim resmi mengarungi karier manajerial.

Minimnya pengalaman di kursi pelatih yang menjadi nilai minus bagi Lampard menangani tim sekelas Chelsea. Apalagi, level Chelsea lebih tinggi di atas Derby County yang hanya bermain di kasta kedua sepak bola Inggris. 

Hanya, fans Chelsea tidak menjadikan jam terbang itu sebagai patokan utama Lampard dalam meraih kesuksesan. Lampard juga diyakini bisa memaksimalkan potensi pemain-pemain muda di saat The Blues menjalani hukuman larangan membeli amunisi baru. 

"Sarri telah menjadi manajer selama 30 tahun dan baru memenangi gelar Liga Europa musim lalu, jadi kami semua paham dengan baik bahwa pengalaman tidak selalu berarti kompetensi," tulis fans Chelsea, Rory Jennings, dalam kolomnya di Dailymail.