Pekan Depan, Jersey Persis Solo Dilempar ke Pasaran

Jersey Persis Solo (istimewa)
04 Juli 2019 16:25 WIB Chrisna Chaniscara Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO — Penantian suporter yang ingin mengenakan jersey anyar Persis Solo musim ini bakal segera berakhir. Saestu Apparel selaku produsen kostum Persis bakal menjual jersey replika maupun otentik tim mulai pekan depan. Khusus untuk jersey otentik, Saestu Apparel bakal melayani pembelian dengan sistem preorder (PO).

Sejak jersey anyar Persis diluncurkan di Stadion Wilis, Madiun, pertengahan Juni, Saestu Apparel memang belum kunjung melempar produk tersebut ke pasaran. Mereka baru melego jersey training “Pride of Surakarta” dan jersey preseason saat Persis melawan PSM Madiun.

CEO Saestu Apparel, Bogi Dirgantara, memastikan jersey kompetisi Persis musim ini segera dirilis. “Untuk jersey replika bakal dilepas sepekan lagi, demikian halnya jersey otentik. Namun untuk jersey otentik harus melalui pemesanan dulu,” ujar Bogi saat ditemui Solopos.com di kafe di kawasan Laweyan, Selasa (2/7/2019).

Bogi mengaku masih bekerjasama dengan sejumlah store Persis dan reseller untuk mendistribusikan jersey Laskar Sambernyawa. Menurut Bogi, kualitas jersey Persis musim ini bakal lebih bagus dibanding musim lalu. Dia mengatakan bahan jersey otentik Persis setara dengan produk jersey milik PSS Sleman dan PSIM Jogja.

Untuk jersey otentik (mirip dengan yang dikenakan pemain), Saestu Apparel memasang harga sekitar Rp350.000-Rp400.000. Adapun jersey replika dibanderol sekitar Rp250.000-Rp300.000. “Memang harganya sedikit naik, tapi kami imbangi dengan kualitas. Kami juga memberikan beberapa bonus untuk pembelian jersey otentik,” ujar Bogi.

Musim ini hanya ada tiga sponsor yang terpampang di kostum Persis yakni Medco Energi, PT Syahdana Properti Nusantara (SPN) dan PT Kalimasadha Nusantara. Warna merah masih mendominasi jersey kandang Laskar Sambernyawa. Ada motif batik kawung yang mengangkat kearifan lokal Solo sebagai kota batik. Ada pula motif gradasi akar yang melambangkan Persis tidak melupakan sejarahnya.

Sementara logo Persis di dada kini dikelilingi peta Solo yang menunjukkan identitas tim tidak bisa dilepaskan dari Kota Bengawan. Terselip pula simbol 96 di punggung yang melambangkan Persis telah menginjak usia 96 tahun pada 2019.

Sedangkan untuk jersey away, Persis memilih kombinasi warna putih dengan motif gradasi garis berjumlah delapan yang berarti sebuah pengharapan agar tahun ini mampu meraih gelar kedelapan dalam kompetisi resmi liga Indonesia.