Bagaimana Lampard Meramu Lini Tengah Chelsea?

Chelsea (Reuters/Tony O'Brien)
05 Juli 2019 16:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, LONDON - Pelatih baru Chelsea, Frank Lampard, harus secepatnya bekerja keras mempersiapkan strategi timnya musim depan. Ramuan Lampard di barisan gelandang pun memantik rasa penasaran. Saat masih aktif bermain, Lampard dikenal sebagai gelandang metronom sekaligus memiliki ketajaman di atas rata-rata.

Berikut kemungkinan ramuan Lampard untuk lini tengah Chelsea seperti dikutip dari Squawka, Jumat (5/4/2019):

1. Formasi 4-3-2-1

Lima gelandang yang kemungkinan dipilih dalam formasi ini adalah Mount, Kante, Kovacic, Willian, dan Loftus-Cheek. Mount, Kante, Kovacic menempati posisi deretan tiga gelandang belakang, sementara Loftus-Cheek dan Willian bermain sebagai gelandang serang.

Saat bersama Derby County, Lampard kerap memakai tiga gelandang dan satu gelandang bertahan yang bertugas menjemput bola dari centre-back dan membawanya ke depan. Hal ini bisa jadi akan diterapkannya bersama Chelsea, di mana Ruben Loftus Cheek kemungkinan dipercaya mengemban peran istimewa sebagai pemain No. 10.

2. Formasi 4-2-3-1

Lima gelandang yang kemungkinan dipilih dalam formasi ini adalah Jorginho, Kante, Pulisic, Loftus-Cheek, dan Hudson Odoi. Formasi ini memungkinan Lampard mengakomodasi Jorginho dan N'Golo Kante di starting XI. Mereka akan berperan sebagai gelandang bertahan.

Duet ini diyakini lebih hidup dibandingkan Kante-Danny Drinkwater atau lainnya. Karena Jorginho mempunyai kemampuan menjaga bola dan Kante lihai dalam menusuk ke depan.

3. Formasi 4-1-2-1-2

Empat gelandang yang kemungkinan dipilih dalam formasi ini adalah Kante, Kovacic, Barkley, dan Loftus-Cheek. Lampard terbiasa bermain dengan formasi berlian pada sektor gelandang saat masih menjadi pemain Chelsea. Dia juga menerapkannya beberapa kali di Derby.

Kante akan ditempatkan pada pos gelandang bertahan layaknya peran Claude Makelele atau Michael Essien di skuat lawas The Blues. Sementara winger, Pedro, Willian, atau Christian Pulisic akan ditandemkan untuk mendukung suplai bola ke target man yang kemungkinan diisi Olivier Giroud.