Persis Solo Gagal Kalahkan Persik, AY Tetap Apresiasi Pemain

Penyerang Persis Solo, Dimas Galih (kanan), mencoba melewati adangan pemain Persik Kediri di Stadion Wilis, Kota Madiun, Sabtu (6/7/2019). (istimewa - ofisial Persis Solo)
07 Juli 2019 18:25 WIB Ivan Andimuhtarom Indonesia Share :

Solopos.com, MADIUN - Persis Solo cuma memetik hasil imbang saat menjamu Persik Kediri dalam lanjutan Liga 2 Indonesia di Stadion Wilis, Kota Madiun, Sabtu (6/7/2019). Pelatih Persis, Agus Yuwono, tetap mengapresiasi para pemainnya.

Di laga itu, Persis bermain imbang 1-1. Laskar Sambernyawa tertinggal lebih dulu setelah Septian Satria Bagaskara mampu menyarangkan bola ke gawang melalui sundurlan. Beruntung Persis bisa menyamakan kedudukan berkat gol Dimas Galih.

Agus menyayangkan kegagalan timnya meraih poin penuh. Namun, dia menilai anak-anak asuhnya memiliki semangat sangat keras untuk membalikkan keadaan setelah mereka kebobolan terlebih dulu. “Meskipun kami cuma bisa membikin satu gol,” terangnya seusai pertandingan.

AY mengapresiasi permainan Tegar Hening Pangestu dkk. yang sudah menunjukkan perjuangan luar biasa dalam laga tersebut. Ke depan, pihaknya akan memperbaiki performa Persis, terlebih karena terdapat empat orang yang mengalami cedera otot. “Kami belum bisa menang, tapi ini soal bagaimana kami harus berjuang di pertandingan selanjutnya,” kata pelatih asal Malang itu.

Sementara itu, Presiden Pasoepati, Aulia Haryo Suryo, mengatakan hasil pertandingan tersebut sangat mengecewakan. Menurutnya, permainan Persis tidak berkembang. Koordinasi dan komunikasi antarpemain masih kurang. Dia juga menilai semangat untuk meraih kemenangan perlu ditingkatkan lagi.

“Memang kami belum bisa hadir di stadion. Tapi doa kami selalu menyertai selama Persis Solo bertanding,” ungkapnya kepada Solopos.com, Sabtu malam.

Hasil tersebut membuat Persis baru mengantongi poin dua dari tiga laga dan berada di dasar klasemen sementara. Laga itu juga memperpanjang rekor tak pernah menang Persis saat berjumpa Persik di laga resmi sejak 2011.