Mesir Tersingkir, Peluang Salah Raih Ballon d'Or Menipis

Mohamed Salah (Reuters/Amr Abdallah Dalsh)
08 Juli 2019 14:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, KAIRO - Bintang Mesir, Mohamed Salah, tak bisa menyembunyikan kesedihannya ketika timnya disingkirkan Afrika Selatan dengan skor 0-1 pada Cairo International Stadium, Kairo, Minggu (7/7/2019) dini hari WIB.

Mata Salah terlihat berkaca-kaca. Wajahnya tertunduk lesu karena tak bisa menyelamatkan Mesir dari kekalahan tipis pada babak 16 besar Piala Afrika 2019. Padahal, Mesir yang berstatus tuan rumah, digadang-gadang menuntaskan turnamen ini sebagai juara.

Kenyataannya tidak demikian. Gawang Mesir dibobol gol semata wayang dalam pertandingan ini yang dicetak pemain Afrika Selatan, Thembinkosi Lorch. Padahal, pertandingan tinggal tersisa lima menit.

Kegagalan Salah membawa Mesir menuntaskan Piala Afrika sebagai juara pun membuat peluangnya meraih Ballon d'Or 2019 sangat tipis. Salah sebelumnya disebut-sebut bakal bersaing dengan rekan setimnya di Liverpool, Virgil van Dijk, untuk meraih gelar individu paling prestisius di dunia tersebut. Maklum, Salah dan Van Dijk menjadi bagian skuat penting Liverpool menjuarai Liga Champions 2018/2019.

Selain Salah dan Van Dijk, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo juga diperhitung. Hanya, Messi juga gagal membawa negaranya, Argentina, menuntaskan Copa America 2019 sebagai juara. Sedangkan Ronaldo memiliki peruntungan lebih baik di level tim nasional dengan membawa Portugal menjuarai Liga Nations 2019.

Pelatih Mesir, Javier Aguirre, merasa bertanggung jawab atas kegagalan Mesir mengakhiri paceklik gelar Piala Afrika selama 33 tahun. "Laga berlangsung terbuka dan ada banyak peluang, satu-satunya yang jadi pembeda Afrika Selatan mencetak gol yang membuat mereka lolos. Saya tanggung jawab atas kekalahan ini," jelas Aguirre, seperti dilansir egypttoday.com.

Aguirre akhirnya dipecat dari pekerjaannya setelah Mesir tersingkir dari babak 16 besar. Sementara Presiden Federasi Sepak Bola Mesir (EFA), Hany Abou-Rida, mundur dari jabatannya.

Di sisi lain, tersingkirnya Mesir secara prematur dari Piala Afrika membuat Liverpool gembira. Itu berarti bintang mereka, Mohamed Salah, bisa kembali secepatnya dari pemulihan untuk bergabung dengan tim asal Merseyside ini mempersiapkan musim depan.