Terpuruk di Dasar Klasemen, Ini Evaluasi untuk Persis Solo

Para pemain Persis Solo menjalani latihan. (Istimewa)
09 Juli 2019 20:25 WIB Ivan Andimuhtarom Indonesia Share :

Solopos.com, MADIUN - Persis Solo tengah berada dalam kondisi kurang bagus. Laskar Sambernyawa baru mengantongi dua poin dari tiga laga yang telah mereka jalani yaitu seri melawan Mitra Kukar dan Persik Kediri, serta kalah dari Persiba Balikpapan.

Raihan poin tersebut membuat Persis berada di dasar klasemen sementara Liga 2 Indonesia Grup Timur atau berada di peringkat ke-11. Pada pertandingan terakhir di Stadion Wilis, Madiun, Persis hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Persik.

Padahal, itu adalah laga kandang pertama Laskar Sambernyawa. Mereka memang harus menghadapi perjuangan lebih berat karena para suporter setia, yaitu Pasoepati dan Surakartans tak hadir setelah memutuskan melakukan boikot laga sebagai bentuk protes kepada manajemen.

“Persik Kediri main bagus. Mereka juga mendapat dukungan suporter. Mereka bisa bermain lepas,” ujar Pelatih Persis, Agus Yuwono (AY) saat dihubungi Solopos.com, Selasa (9/7/2019).

Di sisi lain, dalam laga itu Persis minim dukungan suporter. Hanya, AY tak ingin menjadikannya sebagai alasan kegagalan meraih tiga poin penuh. “Sebetulnya saat Persis bertanding di luar [laga away], kami juga minim dukungan. Waktu ke Mitra Kukar suporter juga tak banyak,” terang pelatih asal Malang tersebut.

Ia menilai, kegagalan Tegar Hening Pangestu dkk. meraih hasil maksimal karena mereka baru kali pertama bermain di kandang. AY mengakui anak-anak asuhnya belum bisa bermain lepas, khususnya pada pertengahan laga.

“Kemarin terkendala pemain belum bisa main lepas di pertandingan pertama. Para pemain mulanya bisa bermain normal. Lalu mereka banyak kehilangan bola. Lalu di menit-menit akhir, khususnya setelah kebobolan itu, mereka bisa main lepas lagi. Ini masalah psikis pemain,” paparnya.

Meski gagal memetik poin penuh saat menjamu Persik, Agus tetap terkesan dengan perjuangan anak asuhnya. Meski tertinggal lebih dulu, para pemain tetap tampil penuh perjuangan sehingga akhirnya mampu menyamakan kedudukan melalui gol yang diciptakan Dimas Galih Gumilang.

"Spirit pantang menyerah itu jadi sisi positif di pertandingan kemarin. Namun, masih ada banyak kekurangan yang harus dibenahi, terutama organisasi permainan," kata dia.

Persis akan menghadapi lawan berat pada lanjutan Liga 2 pada 14 Juli 2019 mendatang. Mereka akan menjamu Martapura FC di Stadion Wilis. Martapura FC sementara ini bertengger di peringkat empat klasemen sementara dengan poin tujuh. “Kami sudah memulai persiapan menghadapi Martapura FC,” kata dia.