Piala Afrika 2019: Nigeria Diiming-Imingi Bonus Menggiurkan

Nigeria (Reuters/Toru Hanai)
14 Juli 2019 16:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, KAIRO — Aljazair tampaknya harus benar-benar mewaspadai Nigeria pada pertandingan semifinal Piala Afrika 2019 di Stadion Internasional Kairo, Senin (15/7/2019) dini hari WIB. Kondisi mereka saat ini bisa dibilang komplet, baik dari sisi teknis, fisik, dan motivasi. Belakangan tim Elang Super mendapat motivasi tambahan yakni gelontoran bonus untuk setiap gol yang dicetak.

Alex Iwobi dkk. mendapatkan iming-iming bonus menggiurkan dari dua miliarder di negara mereka, Aliko Dangote dan Femi Otedola. Dangote yang dikenal sebagai orang terkaya di Afrika menjanjikan hadiah uang US$50.000 AS (Rp700,3 juta) untuk setiap gol yang dicetak Nigeria ke gawang Aljazair.

Janji serupa datang dari Otedola, tapi dengan nilai “hanya” US$25.000 (Rp350,1 juta) per gol. Artinya, setiap gol yang dicetak Nigeria pada laga semifinal nanti bakal menghasilkan uang sekitar Rp1 miliar.

Jika melihat kiprah mereka sepanjang Piala Afrika 2019, Nigeria berpeluang meraup banyak uang. Elang Super memang sempat kesulitan di fase grup dengan hanya mencetak dua gol dalam tiga pertandingan. Namun, dalam dua laga terakhir tim asuhan Gernot Rohr mampu membukukan lima gol. Kondisi prima striker Odion Ighalo dan Alex Iwobi perlu diwaspadai lini belakang Aljazair yang harus kehilangan bek kanan Youcef Atal karena cedera.

Secara head to head, laga Nigeria kontra Aljazair sejatinya menjanjikan duel sengit. Kedua tim sama-sama menang delapan kali dan imbang empat kali dalam 20 pertemuan sebelumnya. Namun Aljazair harus menghadapi waktu istirahat yang lebih sedikit ketimbang Nigeria.

Pelatih Aljazair, Djamel Belmadi, mengatakan perkembangan pemulihan pemain akan menentukan jalannya laga semifinal nanti. “Kami harus cepat dan sangat baik pada aspek pemulihan,” ujarnya dilansir Competition.dz.

Sementara itu, laga semifinal lain akan mempertemukan Senegal dengan juara Piala Afrika 2004, Tunisia. Meski belum pernah memenangi Piala Afrika, Senegal sedikit diunggulkan karena memiliki deretan pemain top seperti Sadio Mane, Idrissa Gueye hingga Kalidou Koulibaly. Mane bahkan saat ini menjadi top scorer turnamen dengan tiga gol bersama Adam Ounas (Aljazair), Cedric Bakambu (Kongo) dan Odion Ighalo (Nigeria).

Pelatih Tunisia, Alain Giresse, membeberkan bahwa dia sejatinya ingin menghindari pertemuan dengan Senegal. “Saya sangat mengenal semangat juang dan mentalitas mereka,” ujar Giresse yang pernah melatih Senegal pada 2013 dan 2015.