Sendri Johansyah: Saya Ingin Bantu Persis Solo ke Liga 1

Sendri Johansyah (persis/solo.id)
18 Juli 2019 17:25 WIB Chrisna Chaniscara Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO - Bayang-bayang menjadi penghangat bangku cadangan memenuhi benak M. Sendri Johansah saat merapat ke Persis Solo awal musim ini. Maklum, sebagai amunisi baru dia harus bersaing dengan kiper kawakan Sukasto Efendi untuk menjadi pilihan utama tim di bawah mistar gawang.

Secara pengalaman, Sendri yang baru berusia 26 tahun jelas kalah dari Sukasto yang telah malang melintang di sepak bola nasional sejak awal 2000-an. Ketakutan itu awalnya terjadi saat kiper asal Pemalang itu hanya menjadi pelapis Sukasto di dua laga perdana melawan Mitra Kukar dan Persiba Balikpapan.

Namun dua blunder yang dilakukan Sukasto saat Persis dibekuk Persiba 0-3 memberi berkah tersendiri bagi mantan pemain PSIS Semarang ini. Pelatih Agus Yuwono saat itu langsung menunjuknya sebagai kiper utama saat Persis menjamu Persik Kediri. Sendri kemudian menjadi salah satu kunci yang membuat Persis mampu menahan imbang Martapura FC ketika bermain 10 orang sejak menit awal.

Blessing in disguise atau berkah terselubung ini bisa jadi bakal membawa Sendri menjadi pilihan utama tim hingga akhir musim. Syaratnya, sang kiper wajib menghindari blunder elementer. Sendri sendiri mengaku ingin memberi kontribusi maksimal saat kali pertama memutuskan hijrah ke Laskar Sambernyawa.

Dia tak ingin sekadar menjadi penghangat bangku cadangan. “Saya ingin membantu tim untuk lolos ke Liga 1,” tutur eks kiper Persibat Batang itu kepada Solopos.com, belum lama ini.

Namun kiper bertinggi badan 178 sentimeter belakangan tampaknya sedih melihat konflik yang berkelanjutan antara manajemen tim dengan suporter. Salah satu alasannya merapat ke Persis memang dukungan fanatik para suporternya. “Persis punya basis suporter besar. Semoga ke depan tim bisa lebih baik,” ujarnya.