Dibekuk PSIP, Lini Serang Persebi Boyolali Mejan

Persebi Boyolali (istimewa)
21 Juli 2019 22:25 WIB Ivan Andimuhtarom Indonesia Share :

Solopos.com, BOYOLALI - Persebi Boyolali gagal mengulang sukses di laga kandang dengan menelan kekalahan atas tamunya PSIP Pemalang pada lanjutan Liga 3 Indonesia zona Jawa Tengah di Stadion Pandan Arang, Minggu (21/7/2019) sore. Nahasnya, kekalahan 0-1 itu didapat karena tim tamu mendapatkan hadiah penalti.

Kekalahan itu membuat Persebi gagal meraih tiga poin di laga kandang. Padahal, mereka bermain di hadapan pendukung yang setia memberikan dukungan baik pada laga tandang maupun laga kandang.

Persebi sejatinya mampu menguasai pertandingan. Gatot Wahyudi dkk. juga menghasilkan sejumlah peluang emas. Namun, peluang-peluang itu gagal dikonversi menjadi gol. Skor kaca mata menutup babak I.

Bencana bagi Persebi datang pada babak kedua. Pemain belakang Persebi melakukan handsball di kotak terlarang. Wasit yang memimpin pertandingan memberikan hadiah penalti bagi tim tamu. Eksekutor PSIP, Dedy, sukses menjalankan tugasnya dan mengubah skor menjadi 0-1. Skor tersebut bertahan hingga laga berakhir.

Pelatih Persebi, Ahmad Sukisno, mengaku sangat kecewa dengan hasil laga kandang tersebut. Namun, dia tetap mengapresiasi kinerja anak asuhnya. “Kami bisa menguasai bola sepanjang pertandingan. Tapi kalah karena kena penalti,” ungkapnya saat dihubungi Solopos.com, Minggu.

Sukisno mengatakan masalah yang sama kembali terulang pada laga ketiga ini. Lini serang Laskar Pandan Arang belum mampu menunjukkan kegarangan mereka di depan mulut gawang. “Kami masih memiliki masalah di penyelesaian akhir,” kata dia.

Kelompok suporter Persebi yang tergabung dalam Boyolali Boys Brigade (BBB) juga menyesalkan kekalahan di kandang. “Kami mengkritisi sentuhan akhir yang kurang tajam. Problem hari ini sama dengan problem saat Persebi melawan Persitema Temanggung dan PSISra Sragen,” ujar Pembina BBB, Warsono Windo Winawan.

Selanjutnya, Persebi harus bersiap menghadapi laga tandang menghadapi Persegal Kota Tegal pada Rabu (24/7/2019).