Strategi Menyerang Bikin PSISra Sragen Menang

Skuat PSISra Sragen yang berlaga dalam uji coba melawan Persikaba Blora di Blora, Kamis (4/7 - 2019). (istimewa)
22 Juli 2019 15:25 WIB Ivan Andimuhtarom Indonesia Share :

Solopos.com, SRAGEN - Dewi Fortuna akhirnya menghampiri PSISra Sragen. Tim asal Bumi Sukowati tersebut akhirnya meraih kemenangan 2-0 pada laga melawan Persegal Kota Tegal di lanjutan Liga 3 zona Jawa Tengah yang digelar di Stadion Taruna, Sragen, Minggu (20/7/2019).

Dua gol tersebut dicetak oleh Dwi Noto dan Tri Widodo. Kemenangan itu memutus dua kali kekalahan yang diderita sepanjang musim ini. Raihan tiga poin juga mengangkat moral pemain agar bisa mendapat hasil positif di laga selanjutnya.

Pelatih PSISra, Mulyadi, mengatakan Persegal menumpuk banyak pemain di belakang sehingga barisan serang PSISra agak kesulitan menembusnya. Namun, setidaknya terdapat empat peluang berhasil diciptakan Irfan Afghoni, meski tak ada yang berbuah gol.

“Masuknya Ridwan di babak kedua benar-benar bisa mengubah pola permainan. Skema permainan yang saya terapkan berjalan baik sehingga kami bisa segera mencuri gol,” kata dia saat berbincang dengan Solopos.com, Minggu.

Ia bersyukur timnya akhirnya pecah telur. Pada dua laga sebelumnya, anak-anak asuhnya kesulitan menciptakan gol. Mulyadi mengatakan memang menerapkan strategi sepak bola modern di PSISra. Materi pemain lokal bukan penghalang untuk merealisasikan sepak bola menyerang yang dapat menghibur penonton.

”Meskipun materi lokal, mereka saya arahkan ke sepak bola positif. Jangan sampai menang dengan sistem sepak bola negative. Setelah ini, kami masih target mendongkrak posisi di klasemen. Kami juga target mampu lolos dari fase grup,” kata dia.