Persis Solo Gagal Menang, Cak Irul: Kami teledor

Striker Persis Solo, Muhammad Isa, berselebrasi seusai menjebol gawang Persatu Tuban di lanjutan Liga 2 Indonesia 2019 yang digelar di Stadion Bumi Wali, Tuban, Jawa Timur, Rabu (24/7 - 2019). (istimewa)
25 Juli 2019 14:25 WIB Ivan Andimuhtarom Indonesia Share :

Solopos.com, TUBAN - Persis Solo gagal melanjutkan tren kemenangan saat bertandang ke markas Persatu Tuban di Stadion Bumi Wali, Tuban, Jawa Timur, Rabu (24/7/2019) sore di lanjutan Liga 2 Indonesia musim 2019. Tegar Hening Pangestu dkk., hanya mampu bermain imbang 1-1.

Laskar Sambernyawa sebenarnya datang ke Tuban dengan modal positif setelah mengalahkan Madura FC di Stadion Ahmad Yani, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (20/7/2019) sore. Sayang, tren positif itu tak bisa berlanjut saat Persis bertemu Persatu. Persis gagal meraih kemenangan di Tuban, meski bermain dengan pemain dan formasi yang hampir sama,

Persis tertinggal lebih dulu di babak pertama akibat gol Thaufan Hidayat. Mereka kemudian menyamakan kedudukan melalui M. Isa di babak kedua. Hasil imbang ini membuat Persis mengoleksi tujuh poin dan berada di peringkat ke-8 klasemen sementara Liga 2 Indonesia musim 2019 wilayah timur.

Pelatih sementara Persis, Choirul Huda, bersyukur atas hasil laga tandang hari itu. “Meskipun ada motivasi besar juga dari Persis Solo untuk meraih kemenangan karena kami dua kali di laga home berakhir seri juga,” ungkapnya melalui media officer Persis, Rabu.

Ia menilai, para pemainnya memiliki sejumlah peluang di babak pertama yang bisa menjadi gol. Sayang, peluang itu banyak yang terbuang percuma. “Ada satu kelemahan yang jadi PR kita semua. Keasyikan menyerang, kami teledor, sehingga kena gol melalui serangan balik,” tutur pria yang akrab disapa Cak Irul itu.