Persis Solo Belum Mau Ganti Pelatih

Choirul Huda (istimewa)
31 Juli 2019 20:25 WIB Ivan Andimuhtarom Indonesia Share :

Solopos.com, MADIUN - Manajemen Persis Solo memastikan tak ada pelatih baru yang akan diangkat hingga putaran I Liga 2 Indonesia musim 2019 berakhir. Persis akan mempertahankan asisten pelatih Choirul Huda memimpin Tegar Hening Pangestu dkk., untuk tiga laga tersisa di putaran I.

Seperti diketahui, posisi pelatih kepala Persis sebelumnya dipegang oleh Agus Yuwono (AY). Namun, pria asal Malang mundur dari posisinya seusai Persis meraih hasil imbang 0-0 di partai kandang saat menjamu Martapura FC pada Minggu (14/7/2019).

Putaran I Liga 2 bakal berakhir pertengahan Agustus 2019. Laskar Sambernyawa akan menghadapi tiga tim pada dua pekan pertama Agustus yaitu menjamu Persewar Waropen di kandang pada Sabtu (3/8/2019), melawat ke markas PSBS Biak pada Kamis (8/8/2019), dan melakoni laga kandang kontra musuh bebuyutan PSIM Jogja di Stadion Wilis, Madiun, Kamis (15/8/2019).

Sejauh ini, keberadaan Choirul Huda di posisi juru taktik sukses mengantarkan Susanto dkk., meraih tujuh poin dengan dua kemenangan dan satu hasil imbang. Sejumlah suporter Persis mendukung klub untuk mempermanenkan Choirul Huda sebagai pelatih.

“Target jangka pendek, sampai putaran I tak ada penggantian pelatih. Biar Coach Choirul Huda yang mengurus tim dulu,” ungkap Direktur Utama (Dirut) PT. Persis Solo Saestu (PSS). Eddy Junaidi, saat dihubungi Solopos.com, Rabu (31/7/2019).

Eddy mengatakan manajemen memprioritaskan menjaga mentalitas pemain. Terlebih, Persis terus menanjak dan berada di peringkat kelima klasemen sementara Liga 2 Indonesia wilayah Timur.

“Saya yang diminta take over menajemen sementara menilai tambal sulam di tengah kompetisi tidak baik. Saya bukan tipikal orang yang suka tambal sulam. Orang diganti, enggak menjamin lebih baik,” kata dia.

Ia mengaku sudah bertemu pemain dan pelatih Persis. Mereka kini dalam kondisi motivasi bagus. Tak ada masalah berarti yang saat ini dialami tim. “Putaran I sampai akhir Agustus. Kalau kami lihat dengan Persiwar baik, tak ada keharusan diganti. Saya memahami stake holders di Solo ingin yang penting hasilnya baik,” terangnya.

Selanjutnya, pembahasan soal pelatih dan pemain akan dibahas setelah putaran I selesai. Persis harus menyusun kekuatan baru dan strategi baru. “Kami mungkin melakukan evaluasi pemain agar ada perbaikan skuat. Apalagi ada pembukaan jendela transfer pemain paruh musim. Putaran II pasti persaingannya lebih ketat. Saya benahi yang ada dulu. Masalah yang ada diselesaikan dulu agar motivasi pemain tidak kendor,” tutupnya.