Anjlok! Madrid Kebobolan 16 Gol di 5 Laga Pramusim

Real Madrid (Reuters/Sergio Perez)
02 Agustus 2019 15:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, MADRID — Real Madrid boleh saja menghela napas lega saat menggasak Fenerbahce dengan skor 5-3 dalam perebutan tempat ketiga Audi Cup 2019 di Allianz Arena, Kamis (1/8/2019) dini hari WIB. Hasil itu menjadi kemenangan perdana Madrid di pramusim (dalam laga 90 menit).

Madrid pun mengakhiri dua kekalahan beruntun Madrid dalam laga pramusim sebelumnya, salah satunya ketika dipermak Atletico Madrid dengan skor 3-7. Namun kemenangan atas Fenerbahce sejatinya belum bisa membuat Zidane tidur nyenyak.

Bagaimana tidak, tiga kebobolan Madrid di laga itu membuat Los Blancos telah kemasukan 16 gol dalam lima laga pramusim yang dijalani. Artinya, gawang Madrid rata-rata kebobolan 3,2 gol dalam setiap pertandingan. Thibaut Courtois dkk. juga selalu kebobolan lebih dulu serta tak pernah mengemas clean sheet di lima laga itu.

Zidane menyadari rapuhnya pertahanan Madrid dalam ajang pramusim. Hal itu berkebalikan dengan kinerja lini depan yang cukup baik, mencetak 11 gol dari lima laga. Zidane tak menampik perbaikan lini belakang menjadi pekerjaan rumah jelang Liga Primera musim 2019/2020.

“Kami akan bekerja untuk mengatasinya. Bersama para pemain, saya akan memberi segalanya,” ujar sang pelatih seperti dilansir AS, Kamis.


Zidane masih memiliki dua laga pramusim yakni melawan Salzburg (8/8/2019) dan AS Roma (12/8/2019) untuk melihat perkembangan lini pertahanan. Kerja pelatih asal Prancis itu tampaknya bakal lebih ringan dengan kembalinya Eder Militao dan Casemiro dari liburan selepas Copa America, sebentar lagi.

Di laga melawan Fenerbahce, Karim Benzema menjadi bintang lewat hattrick yang dicetaknya. Dua gol lain dicetak Nacho dan winger yang diisukan segera pindah, Mariano Diaz.

Benzema pun mengingatkan para fans agar tidak terlalu “baper” dengan hasil tim di pramusim. Menurut dia, yang terpenting saat ini adalah mempersiapkan laga perdana di Liga Primera dengan baik. Benzema menjelaskan laga pramusim hanya sebagai sarana untuk mencapai level tertinggi ketika kompetisi dimulai.

“Kami banyak bekerja di level fisik dan taktik. Kritik itu wajar setelah kalah di derby dan kebobolan tujuh gol, tapi itu sudah lewat dan kami harus terus bekerja,” ujarnya dilansir Marca.