Soal Transfer Dybala, MU Nyerah

Paulo Dybala (Reuters/Massimo Pinca)
05 Agustus 2019 22:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, MANCHESTER — Ole Gunnar Solksjaer awalnya senang bukan kepalang ketika Juventus merencanakan pertukaran Paulo Dybala dengan strikernya, Romelu Lukaku. Pelatih Manchester United (MU) itu memang mengagumi gaya permainan striker berjuluk La Joya itu. Kebetulan United tengah mencari striker anyar untuk mengantisipasi kepergian Lukaku.

Namun baru-baru ini Setan Merah malah mundur dari pendekatannya terhadap Dybala. Permintaan gaji yang tinggi disebut-sebut membuat United mengambil langkah seribu. Dilansir Daily Mail, Senin (5/8/2019), pemain Timnas Argentina itu meminta bayaran 350.000 poundsterling atau Rp6 miliar per pekan jika hijrah ke Old Trafford. Angka tersebut melebihi gaji Paul Pogba yang “hanya” 290.000 poundsterling atau Rp5 miliar per pekan.

Namun sejumlah media di Inggris meyakini bukan hanya masalah gaji yang membuat MU menarik diri dari perburuan sang striker. Dybala dikabarkan telah memutuskan bertahan di Turin meski Juventus “memaksanya” untuk menerima pinangan United.

Sang striker sempat tidak diizinkan bergabung dalam latihan tim pada pekan ini agar proses tukar gulingnya dengan Lukaku berjalan lancar. Melihat kondisi itu, Solskjaer disebut tak ingin pemain barunya setengah hati ketika berseragam United.


Sikap ngotot Dybala untuk bertahan di Juve akhirnya bersambut setelah sang pemain dipersilakan menjalani pemeriksaan medis di Turin, Senin. Eks penyerang Palermo itu tampak semringah saat para fans dan jurnalis menyambutnya. Kabar terakhir menyebut MU mengalihkan bidikannya pada striker Juventus lain, Mario Mandzukic, setelah upaya merekrut Dybala gagal. Setan Merah telah menawarkan 15 juta euro untuk memboyong pemain 33 tahun tersebut.

Pengalaman di level tertinggi sepak bola Eropa menjadi nilai plus bagi Mandzukic. Striker asal Kroasia itu juga dianggap dapat menjadi pelapis sekaligus mentor bagi Marcus Rashford. Mandzukic dikabarkan segera terbang ke Inggris untuk menuntaskan kepindahannya.

Di sisi lain, Sky Sports melaporkan bahwa Dybala belum pasti bertahan di Bianconeri meski telah menjalani tes medis jelang musim baru. Posisi Dybala di Juventus memang kian berat menyusul masuknya Maurizio Sarri yang lebih suka memakai Federico Bernardeschi sebagai winger kanan. Dybala bakal semakin sulit menjadi starter apabila Mandzukic tetap di Juventus.

Musim lalu Dybala hanya tampil dalam 42 pertandingan dengan mencetak 10 gol dan lima assist di semua ajang. Sejumlah klub seperti Inter Milan, Paris Saint-Germain (PSG) dan Tottenham Hotspur dikabarkan masih mengintip peluang untuk memboyong La Joya.

Dilansir Corriere dello Sport, Direktur Olahraga PSG, Leonardo, telah mulai mendekati Dybala. Striker yang dikenal dengan selebrasi bak Zorro itu dianggap pas menggantikan Neymar yang hingga kini masa depannya belum jelas di Paris.

Alternatif lain untuk Dybala adalah Inter dalam pertukaran untuk Mauro Icardi. Kedekatan Direktur Inter Milan, Giuseppe Marotta, dengan Dybala bisa menjadi faktor X dalam saga transfer ini. Marotta adalah orang yang membawa Dybala dari Palermo ke Juventus.