Persebi Boyolali Vs Persegal Tegal: Saatnya Kudeta Puncak Klasemen!

Striker Persebi Boyolali, Gatot Wahyudi (kedua dari kanan), mendapat instruksi Pelatih Ahmad Sukisno. (Istimewa)
07 Agustus 2019 00:25 WIB Chrisna Chaniscara Indonesia Share :

Solopos.com, BOYOLALI — Persebi Boyolali berpeluang menyodok ke peringkat pertama Grup 3 Liga 3 zona Jawa Tengah 2019 jika mampu membekuk Persegal Kota Tegal dalam laga di Stadion Pandan Arang, Boyolali, Rabu (7/8/2019) sore. Kemenangan 1-0 atas Persegal di kandang lawan 24 Juli lalu menjadi modal positif Riky Junian dkk. untuk kembali memetik tiga poin.

Namun Persebi tak boleh terlalu di atas angin meski hanya melawan Persegal yang notabene juru kunci Grup 3. Setelah kalah di tiga laga awal, termasuk melawan Persebi, Persegal tampil kesetanan di dua laga selanjutnya dengan membekuk tim kuat PSIP Pemalang 1-0 di kandang serta menahan imbang PSIP 0-0 saat bermain tandang.

Hasil kejutan itu membuat persaingan di Grup 3 memanas karena jarak pemimpin klasemen sementara, Persitema Temanggung, dengan PSIP dan Persebi hanya dua poin. Secara matematis, Persegal bahkan masih berpotensi lolos ke babak selanjutnya apabila menyapu bersih kemenangan di laga tersisa.

Pelatih Persebi Boyolali, Ahmad Sukisno, mengatakan duel melawan Persegal menjadi peluang emas timnya untuk mengudeta Persitema di puncak klasemen. Namun pihaknya tak menampik harus ekstra waspada dengan Laskar Bahari, julukan Persegal, yang mulai menunjukkan tren hasil positif.

“Kami tak boleh gegabah dengan hanya melihat posisi Persegal di klasemen. Saat ini mereka pasti tengah meningkat kepercayaan dirinya setelah meraih hasil bagus melawan PSIP,” ujar Sukisno saat dihubungi Solopos.com, Selasa (6/8/2019).

Persebi sendiri memiliki problem cukup pelik di lini belakang jelang lawan Persegal. Duet bek di jantung pertahanan, Sidang Iskus dan M. Arief, tak bisa bermain karena akumulasi kartu. Bek sayap kiri, Widi Kusumantoro, juga belum kunjung pulih dari cedera. Praktis hanya Mustakhin sebagai pemain inti yang tersisa di lini belakang.

“Kami percaya dengan kemampuan pemain pelapis. Buktinya saat tim kehilangan lima pilar di Tegal, kami tetap mampu mencuri kemenangan,” ujar Sukisno.

Persebi perlu mewaspadai striker Persegal, M. Dhiya Ulhaq, yang sukses mengemas gol semata wayang timnya ke gawang PSIP pekan lalu. Gelandang Akhmad Prasetyo juga patut diwaspadai karena memiliki umpan dan naluri mencetak gol cukup baik.