2 Pemain Persis Solo Dipastikan Absen saat Laga Melawan PSIM Jogja

Persis Solo (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
13 Agustus 2019 19:05 WIB Abdul Jalil Indonesia Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Dua pemain Persis Solo, M. Isa dan Wahyu Kristanto, tidak akan tampil saat menghadapi PSIM Jogja di Stadion Wilis, Madiun, pada laga lanjutan Liga 2 Zona Timur, Jumat (16/8/2019). Keduanya masih menjalani perawatan atas cedera yang membekap mereka.

Pelatih sementara Persis Solo, Choirul Huda, akan memaksimalkan pemain yang ada dalam laga bertajuk  

derby Mataram nanti. Ada 18 pemain yang saat ini tersedia untuk memperkuat Laskar Sambernyawa, julukan Persis Solo, saat melawan PSIM nanti.

"Kami akan maksimalkan pemain yang ada. Ada juga pemain yang sudah bisa kembali berlatih seperti Dedi Tri Maulana dan Slamet  Budiono. Selain itu ada Fendi yang kemarin mendapatkan akumuluasi kartu, kini juga bisa gabung," kata dia saat ditemui Madiunpos.com di mes pemain di Gedung Diklat Kota Madiun, Selasa (13/8/2019).

Cak Irul, sapaan akrabnya, menuturkan saat ini para pemainnya memiliki modal yang cukup kuat menghadapi derby Mataram. Terlebih, Persis dalam beberapa pertandingan terakhir mendapatkan poin maksimal.

Seperti pada pertandingan-pertandingan sebelumnya, Cak Irul menargetkan skuat besutannya bisa meraup kemenangan di kandang sendiri pada lagan anti agar bisa bertengger di puncak klasemen.

"Secara umum, para pemain sudah siap. Apalagi melihat kondisi sekarang. Hasil sudah bagus," ujarnya.

Cak Irul berharap para pemain tidak merasa terbebani saat menghadapi PSIM. Dengan begitu, permainan bisa berjalan bagus dan sesuai skenario. Dia yakin para pemain pun termotivasi untuk memenangi duel klasik Persis versus PSIM.

Pemain Persis mempersiapkan skema penyerangan untuk menghadapi PSIM. Menurut Cak Irul, setiap menghadapi lawan yang berbeda akan diterapkan strategi yang berbeda pula.

"Persiapan khusus pasti ada. Karena di setiap pertandingan kan lawannya berbeda. Kemarin saat melawan Persewar maupun PSBS Biak juga menggunakan strategi yang berbeda. Meski keduanya merupakan tim dari Papua," jelasnya.