Derby Mataram: Suporter PSIM Dilarang Hadir, Panpel Persis Tambah Pengamanan

Persis Solo (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
13 Agustus 2019 22:05 WIB Chrisna Chaniscara Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO — Panpel Persis Solo tak mau kecolongan dalam duel panas melawan PSIM Jogja di Stadion Wilis, Madiun, Jumat (16/8/2019). Meski telah mengakomodasi arahan kepolisian untuk melarang suporter tim tamu hadir di stadion, panpel tetap melipatgandakan pengamanan.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Selasa (13/8/2019), panpel menyiagakan 400 personel keamanan dalam duel bertajuk Derby Mataram itu. Rinciannya, 350 orang merupakan personel gabungan dari TNI-Polri, sisanya dari keamanan internal dan elemen suporter. Padahal di laga sebelumnya di Stadion Wilis, panpel hanya menyiagakan sekitar 200 personel.

Ketua Panpel Persis Solo, Didik Daryanto, mengatakan pelipatgandaan personel keamanan tak lepas dari rekomendasi kepolisian dalam rapat koordinasi. “Insya Allah izin pertandingan turun hari ini [Selasa], salah satu catatan ya penambahan personel keamanan untuk menjaga kondusivitas laga,” ujar Didik saat dihubungi Solopos.com.

Didik mengatakan petugas keamanan tak hanya disiagakan di stadion, melainkan juga di jalur-jalur yang dilalui suporter di Madiun. Langkah itu dilakukannya untuk menekan potensi kericuhan antarsuporter meski telah melarang fans PSIM ngluruk ke Madiun. Selain upaya pengamanan, panpel melakukan “seleksi” penonton dengan menerapkan pembelian tiket secara presale.

Didik mengatakan 13.000 tiket yang dicetak bakal dijual melalui Pasoepati dan Surakartans. “Kami mengantisipasi oknum penyusup yang bisa bikin gaduh di laga ini,” ucap Didik.