Persis Solo Vs PSIM Jogja: Jangan Anarkis Pasoepati!

Pasoepati merayakan kemenangan Persis Solo (Solopos/Sunaryo Haryo Bayu)
16 Agustus 2019 14:25 WIB Ivan Andimuhtarom Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO - Kelompok pendukung terbesar Persis Solo, Pasoepati, bakal mengerahkan ribuan anggotanya untuk memberikan dukungan kepada Laskar Sambernyawa pada laga melawan PSIM Jogja di Stadion Wilis, Kota Madiun, Jumat (16/8/2019). Pasoepati ingin melihat secara langsung Persis dalam laga sarat gengsi yang sering disebut Derby Mataram tersebut.

Sedikitnya 9.000 anggota Pasoepati bakal ikut ke Kota Madiun. Hingga Kamis (15/8/2019), laporan yang masuk ke DPP Pasoepati menyebutkan mereka akan diangkut oleh 17 bus ukuran besar, tujuh bus minibus, 35 mobil pribadi, dan ratusan sepeda motor.

Para suporter tersebut akan berkumpul di selatan Stadion Manahan pukul 08.00 WIB. Mereka kemudian dijadwalkan berangkat bersama-sama mulai pukul 09.00 WIB.

“Kami akan dikawal aparat keamanan yang melekat selama perjalanan Solo-Madiun pulang pergi. Keberangkatan ini dengan satu komando. Kami usahakan seluruh kendaraan yang ikut bersama-sama ke Madiun tetap jadi satu rombongan,” terang Presiden Pasoepati, Aulia Haryo Suryo, saat dihubungi Solopos.com, Kamis.

Menurutnya, perjalanan itu bakal melalui jalur utama Solo-Madiun melewati Sragen. Mereka tidak akan menggunakan jalan tol untuk mempersingkat waktu perjalanan. Lelaki yang akrab disapa Rio itu mengimbau seluruh anggota rombongan menaati peraturan lalu lintas dan menghormati pengguna jalan yang lain.

Saat di Stadion Wilis, Rio meminta suporter tidak bertindak anarkis dan merugikan tim Persis Solo. “Kami meminta stop nyanyian rasis,” tutur dia.

Laga Derby Mataram memang sangat diharapkan oleh para suporter. Nuansa dan atmosfir rivalitas yang kuat membuat laga yang kali terakhir berlangsung pada April 2013 atau enam tahun lalu tersebut begitu dinantikan suporter.